Suatu Pilihan Yang Sangat Tepat Anda Memimilih Mem
-Budidayakan Durian Bawor, alasanya kenapa?
karena memang saat ini permintaan Buah Durian Bawor sangat tinggi, dan harga per Kg nya pun cukup tinggi berkisar Rp 25.000-35.000 per Kg di tingkat Konsumen.
Coba anda BAYANGKAN dan RASAKAN jika anda mempunyai 100POHON DURIAN BAWOR 1pohon menghasilkan 150kg dikalikan harga terendah Rp 25.000=Rp 3.750.000 PER POHON, tadi anda mempunyai 100POHON..heeemm suatu POTENSI PENGHASILAN yang CUKUP FANTASTIS BUKAN?
Sehingga suatu pilihan yang sangat tepat untuk membudidayakan jenis durian bawor ini,
Tanaman durian bawor ini dapat tumbuh di dataran rendah atau tinggi, Tanaman durian ini tumbuh optimal pada ketinggian 50-750M
diatas permukaan air laut.
Tanaman ini menyukai daerah yang beriklim
basah atau tempat-tempat yang banyak turun hujan. Jenis tanah yang baik
untuk pertumbuhannya yaitu tanah yang cukup lembap, subur, gembur, tak
bercadas, dan kedalaman air tanahnya lmin 2 m dan PH tanah
6-7.
PENYIAPAN LAHAN PERTANAMAN
Lahan dibersihkan dari sisa-sisa tumbuhan dan gulma dengan cara mekanis
atau kimiawai, tebang juga tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar
matahari. Pembukaan lahan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau,
sehingga pada awal musim hujan sudah bisa dilakkan penanaman.
Di lahan seluas satu hektare (ha), para petani bisa menanam hingga 100 pohon dengan jarak tanam 10x10m. Setelah mencapai umur
TIGA-EMPAT th,
durian ini bisa mulai dipanen. Satu pohon bisa menghasilkan 100
kilogram (kg) buah, dengan berat rata-rata satu buahnya mencapai 3-5 kg.
Harga Buah Durian Montong di Pasaran bisa mencapai
25.000-30.000 per/kg.
LUBANG TANAM
Buat lubang berbentuk bujur sangkar ukuran 50 atau 100cm.
disesuaikan dengan Besar kecilnya ukuran Bibit. Tanah galian di campur
dengan pupuk kandang matang 20kg, 2-3genggam tangan dolomit, 2sendok
insektisida, kemudian tanah masukan kembali. Biarkan selama 1 minggu
sebelum bibit di tanam.
JARAK TANAM
Jarak tanam Ideal 10 x 10 Meter, minimal 8x8m.
PENANAMAN
Penanaman ideal adalah pada awal musim hujan. Gali lubang
sesuai dengan ukuran polibeg. lepas polibeg menggunakan cutter atau
silet usahakan tanah yang di polibeg jangan sampai lepas. Masukan bibit
kurang lebih sedalam 20 cm, lalu timbun dengan tanah setinggi leher akar
kemudian Siram air secukupnya.
PEMELIHARAAN
Biaya perawatan/Pemeliharaan kebun durian ini berkisar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 setiap pohon per tahun.
1. Pengairan
Pengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanam
berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi dan penyiraman
paling baik pada pagi hari.
2. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan terhadap tunas-tunas air, cabang atau
rantingnya yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta
ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Pemangkasan juga
bertujuan untuk membentuk tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m
pucuk tanaman dipangkas.
3. Pemupukan
Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik. Dosis dan
jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai
rekomendasi setempat pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke – 3
dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi. pemupukan pupuk kandang
dilakukan 3 kali dalam setahun pada akhir musim hujan atau awal musim
kemarau. Sedangkan pupuk makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya
dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman.
Dosis pupuk kandang yang dianjurkan tergantung umur tanaman, misalnya
50 kg / pohon ( umur 1 tahun ), 70 kg / pohon ( umur 2 tahun ), setiap
tahun dosis di tingkatkan hingga mencapai 300 kg / pohon pada umur 10
tahun. Sedangkan pupuk anorganik dianjurkan menggunakan NPK.
4. Merangsang Pertumbuhan Bunga
Pertumbuhan bunga pada tanaman durian dapat dirangsang selain dengan penggunaan pupuk
NPK,
juga dapat dilakukan dengan memberikan hormon tertentu seperti yang
dilakukan di Malaysia dan Thailand. Zat yang bisa di berikan antara lain
adalah : Paclobutrasol, zat ini sebenarnya menghambat pertumbuhan daun
dan merangsang pertumbuhan bunga. Karena itu bila di berikan secara
tepat juga bisa meningkatkan produksi durian.
5. Pengendalian Hama Penyakit
1. Penggerek Batang
Kerusakan : menyerang dengan cara membuat lubang pada batang,
dahan, atau ranting tanaman durian. Serangannya di tandai dengan kotoran
dan cairan berwarna merah dari bekas kayu yang di makan oleh penggerek
tersebut, akibatnya tanaman menjadi layu, daun – daun menjadi kering dan
rontok akhirnya tanaman bisa mengalami kematian.
Pengendalian :
a. Menjaga sanitasi kebun
b. Menutup bekal lubang penggerek dengan kapas yang sudah di beri insektisida sismetik.
c. Memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang.
d. Meninjeksi tanaman dengan insektisida sismetik melalui akar atau dahan.
2. Penggerak Buah ( Tirathaba ruptilinea, hypoperigea leprosticta, dan Dacus dorsalis )
Kerusakan : menyebabkan buah menjadi busuk dan kerulat dan
akhirnya rontok, buah yang terserang umumnya tidak bisa di makan.
Tirathaba ruptilineaemerusak dengan melubangi kulit durian sampai daging
dan bijinya. Hypoperigea Leprosticta melubangi buah durian untuk
mencari makan sehingga buah busuk dan rontok, dan Dacus dorsalis
menyerang buah durian dengan cara menyuntikan telurnya ke dalam kulit
buah sehingga menyebabkan kebusukan dan kerontokan.
Pengendalian :
a. Menyemprotkan Insektisida sisitemik sejak buah berumur satu minggu dengan dosis dan interval sesuai petunjuk di kemasan.
b. Menggunakan perangkap yang berbahan aktif methyl eugenol seperti M – antraktan.
6. Pemanenan
Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas.jenis monthong
sekitar 125 – 135 hari setelah mekar. Buah durian mengalami tingkat
kematangan sempurna setelah empat bulan setelah mekar. Waktu petik
berdasar tanda – tanda fisik, missal ujung dari coklat tua, garis –
garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah
dibengkokan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar
bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul.
Cara penen dengan memetik atau memotong buah dipohon dengan pisau
atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat
pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena
mengurangi kualitas buah.